Pages

Senin, 13 Januari 2014

Aset Sistem Informasi harus dilindungi melalui sistem keamanan yang baik. Sebut dan jelaskan langkah-langkah utama pelaksanaan program keamanan tsb

1. Prepare a project plan merupakan perncanaan proyek untuk tinjauan keamanan. meliputi;
a. Tujuan Review
b. Ruang Lingkup (Scope) Review
c. Tugas yang harus dipenuhi
d. Organisasi dari Tim Proyek
e. Sumber Anggaran (Pendanaan) dan
f. Jadwal untuk Menyelesaikan Tugas

2. identify assets atau identifikasi kekayaan, meliputi beberapa kategori asset, yaitu;
a. Personnel (end users, analyst, programmers, operators, clerks, Guards)
b. Hardware (Mainfarme, minicomputer, microcomputer, disk, printer,
communication lines, concentrator, terminal)
c. Fasilitas (Furniture, office space, computer rrom, tape storage rack)
d. Dokumentasi (System and program doc.,database doc.,standards plans,
insurance policies, contracts)
e. Persediaan (Negotiable instrument, preprinted forms, paper, tapes, cassettes)
f. Data/Informasi (Master files, transaction files, archival files)
g. Software Aplikasi (Debtors, creditors, payroll, bill-of-materials, sales, inventory)
h. Sistem Software (Compilers, utilities, DBMS, OS, Communication Software,
Spreadsheets)

3. value assets atau penilaian kekayaan. Parker
merupakan cara penilaian atas kekayaan yang hilang (lost), waktu periode untuk perhitungan atas hilangnya kekayaan, dan umur asset.

4. identity threats atau identifikasi ancaman-ancaman,
Sumber ancaman External :
1. Nature / Acts of God
2. H/W Suppliers
3. S/W Suppliers
4. Contractors
5. Other Resource Suppliers
6. Competitors (sabotage, espionage, lawsuits, financial distress through
fair or unfair competition)
7. Debt and Equity Holders
8. Unions (strikes, sabotage,harassment)
9. Governments
10. Environmentalist (Harassment (gangguan), unfavorable publicity)
11. Criminals/hackers (theft, sabotage, espionage, extortion)

Sumber ancaman Internal :
1. Management, contoh kesalahan dalam penyediaan sumber daya, perencanaan dan control yang tidak cukup.
2. Employee, contoh Errors, Theft (pencurian), Fraud (penipuan), sabotase,
extortion (pemerasan), improper use of service (penggunaan layanan yg tidak sah)
3. Unreliable system, contoh Kesalahan H/W, kesalahan S/W, kesalahan fasilitas.
5. assess likehood or threats atau penilaian kemungkinan ancaman.
6. analysize exposure.

Tahap analisis ekspose terdiri dari 4 tugas yaitu :
1. Identification of the controls in place
2. Assessment of the reliability of the controls in place
3. Evaluation of the likelihood that a threat incident will be successful
4. Assess the resulting loss if the threat is successful
7. Ajust Contols
8. Prepare Security Report
Untuk mengamankan suatu Sistem Informasi menurut anda apa saja yang perlu dilindungi?

1. Aset Fisik
- Personel (end users, analyst, programmers, operators, clerks, Guards).
- Hardware (media penyimpanan, dan periperal) seperti Mainfarme, minicomputer, microcomputer, disk, printer, communication lines, concentrator, terminal).
- Fasilitas (Furniture, office space, computer rrom, tape storage rack).
- Dokumentasi (System and program doc.,database doc.,standards plans, insurance policies, contracts).
- Supplies (Negotiable instrument, preprinted forms, paper, tapes, cassettes).

2. Aset logika
- Data atau informasi dan software termasuk sistem (Compilers, utilities, DBMS, OS, Communication Software, Spreadsheets).
- Aplikasi (Debtors, creditors, payroll, bill-of-materials, sales, inventory).

sumber :
http://farida.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/folder/0.7

Senin, 04 November 2013

Pada suatu kantor instansi membutuhkan pegawai yang terdiri dari tamatan SMP dan SMU sesuai kebutuhan organisasi tsb. Telah ditentukan bahwa untuk tenaga khusus tidak boleh melebihi 60 orang sedangkan untuk tenaga umum tidak boleh melebihi 90 orang. Untuk tenaga khusus dan umum diambil dari lulusan SMP dan SMU.
 
Demikian juga untuk tenaga SMP diperhitungkan 60% yang khusus sedangkan untuk tenaga SMU diperhitungkan 75% yang umum.
 
Pertanyaan :
formulasikan model persoalan ini dalam bentuk pemrograman linier apabila dikehendaki jumlah tenaga maksimum 3X jumlah tenaga SMU dan 2X jumlah tenaga SMP
Perhitungkan besarnya tenaga-tenaga SMP dan SMU.
Hasil perhitungan dapat dilihat disini : http://www.4shared.com/office/cpnJQg1T/SPK_11110631_Crisma_Fidrina.html


V-Class Analisis Kinerja Sistem. Pre test manajemen kontrol keamanan.
Untuk mengamankan suatu Sistem Informasi ada berbagai aspek ancaman dari keamanan komputer atau keamanan sistem informasi.

Aspek ancaman keamanan komputer atau keamanan sistem informasi

  1. Interruption : informasi dan data yang ada dalam sistem komputer dirusak dan dihapus sehingga jika dibutuhkan, data atau informasi tersebut tidak ada lagi.
  2. Interception : Informasi yang ada disadap atau orang yang tidak berhak mendapatkan akses ke komputer dimana informasi tersebut disimpan.
  3. Modifikasi : orang yang tidak berhak berhasil menyadap lalu lintas informasi yang sedang dikirim dan diubah sesuai keinginan orang tersebut.
  4. Fabrication : orang yang tidak berhak berhasil meniru suatu informasi yang ada sehingga orang yang menerima informasi tersebut menyangka informasi tersebut berasal dari orang yang dikehendaki oleh si penerima informasi tersebut.

Untuk mengatasi masalah aspek ancaman tersebut dapat kita ambil tindakan untuk implementasi metodologi keamanan Sistem Informasi. Hal-hal yang perlu dilindungi pada keamanan Sistem Komputer dijelaskan disetiap tingkatan levelnya

Metodologi keamanan sistem informasi

  1. Keamanan level 0 : keamanan fisik, merupakan keamanan tahap awal dari komputer security. Jika keamanan fisik tidak terjaga dengan baik, maka data-data bahkan hardware komputer sendiri tidak dapat diamankan.
  2. Keamanan level 1 : terdiri dari database, data security, keamanan dari PC itu sendiri, device, dan application. Contohnya : jika kita ingin database aman, maka kita harus memperhatikan dahulu apakah application yang dipakai untuk membuat desain database tersebut merupakan application yang sudah diakui keamanannya seperti oracle. Selain itu kita harus memperhatikan sisi lain yaitu data security. Data security adalah cara mendesain database tersebut. Device security adalah alat-alat apa yang dipakai supaya keamanan dari komputer terjaga. Computer security adalah keamanan fisik dari orang-orang yang tidak berhak mengakses komputer tempat datadase tersebut disimpan.
  3. Keamanan level 2 : adalah network security. Komputer yang terhubung dengan jaringan sangat rawan dalam masalah keamanan, oleh karena itu keamanan level 2 harus dirancang supaya tidak terjadi kebocoran jaringan, akses ilegal yang dapat merusak keamanan data tersebut.
  4. Keamanan level 3 : adalah information security. Keamanan informasi yang kadang kala tidak begitu dipedulikan oleh administrator seperti memberikan password ke teman, atau menuliskannya dikertas, maka bisa menjadi sesuatu yang fatal jika informasi tersebut diketahui oleh orang yang tidak bertanggung jawab.
  5. Keamanan level 4 : merupakan keamanan secara keseluruhan dari komputer. Jika level 1-3 sudah dapat dikerjakan dengan baik maka otomatis keamanan untuk level 4 sud

Cara mendeteksi suatu serangan atau kebocoran sistem
Terdiri dari 4 faktor yang merupakan cara untuk mencegah terjadinya serangan atau kebocoran sistem :

  1. Desain sistem : desain sistem yang baik tidak meninggalkan celah-celah yang memungkinkan terjadinya penyusupan setelah sistem tersebut siap dijalankan.
  2. Aplikasi yang Dipakai : aplikasi yang dipakai sudah diperiksa dengan seksama untuk mengetahui apakah program yang akan dipakai dalam sistem tersebut dapat diakses tanpa harus melalui prosedur yang seharusnya dan apakah aplikasi sudah mendapatkan kepercayaan dari banyak orang.
  3. Manajemen : pada dasarnya untuk membuat suatu sistem yang aman/terjamin tidak lepas dari bagaimana mengelola suatu sistem dengan baik. Dengan demikian persyaratan good practice standard seperti Standard Operating Procedure (SOP) haruslah diterapkan di samping memikirkan hal teknologinya.
  4. Manusia (Administrator) : manusia adalah salah satu fakor yang sangat penting, tetapi sering kali dilupakan dalam pengembangan teknologi informasi dan dan sistem keamanan. Sebagai contoh, penggunaan password yang sulit menyebabkan pengguna malah menuliskannya pada kertas yang ditempelkan di dekat komputer. Oleh karena itu, penyusunan kebijakan keamanan faktor manusia dan budaya setempat haruslah sangat diperhatikan.
V-Class Analisis Kinerja Sistem. Post test manajemen kontrol keamanan.

Aset Sistem Informasi harus dilindungi melalui sistem keamanan yang baik.
Aset Sistem Informasi yang harus di lindungi melalui sistem keamanan dapat diklasifikasikan menjadi 2 yaitu Aset Fisik yang meliputi Personnel, Hardware (termasuk media penyimpanan, dan periperalnya), Fasilitas, Dokumentasi, dan Supplies. Dan Aset Logika meliputi Data (informasi), dan Sofware (sistem dan aplikasi).

langkah keamanan dari sistem informasi
  1. Mempersiapkan rencana (Preparation of a Project Plan), mempersiapkan segala sesuatunya seperti perencanaan proyek yang memiliki tujuan review, ruang lingkup, tugas yang harus dipenuhi, pendanaan, dan jadwal untuk menyelesaikan tugas.
  2. Mengindentifikasi asset (Identification of Assets), dalam melakukan proses ini perlu beberapa kategori, seperti: software aplikasi, hardware, fasilitas, dan lain-lain.
  3. Penilaian asset (Valuation of Asset).
  4. Mengindentifikasi ancaman ( Threats Identification ), mengidentifikasi ancaman dalam bentuk eksternal maupun internal yang mengancam sistem informasi.
  5. Menilai kemungkinan suatu ancaman (Assess Likehood of Threats), menilai ancaman yang mungkin akan terjadi dalam waktu periode tertentu.
  6. Eksposur Analisis (Exposures Analys), evaluasi dari kemungkinan adanya ancaman yang akan berhasil.
  7.  Penyesuaian control (Adjust Controls).
  8.   Mempersiapkan laporan keamanan (Prepare Security Report).

Strategi Keamanan Sistem Informasi
  1. Keamanan fisik : lapisan yang sangat mendasar pada keamanan sistem informasi adalah keamanan fisik pada komputer. Siapa saja memiliki hak akses ke sistem. Jika hal itu tidak diperhatikan, akan terjadi hal-hal yang tidak dikehendaki.
  2. Kunci Komputer : banyak case PC modern menyertakan atribut penguncian. Biasanya berupa soket pada bagian depan case yang memungkinkan kita memutar kunci yang disertakan ke posisi terkunsi atau tidak.
  3. Keamanan BIOS : BIOS adalah software tingkat terendah yang mengonfigurasi atau memanipulasi hardware. Kita bisa menggunakan BIOS untuk mencegah orang lain me-reboot ulang komputer kita dan memanipulasi sisten komputer kita.
  4. Mendeteksi Gangguan Keamanan Fisik : hal pertama yang harus diperhatikan adalah pada saat komputer akan di-reboot. Oleh karena Sistem Operasi yang kuat dan stabil, saat yang tepat bagi komputer untuk reboot adalah ketika kita meng-upgrade SO, menukar hardware dan sejenisnya.

Selasa, 16 Juli 2013

Produsen mobil asal Jepang, Toyota merancang sebuah mobil yang ditujukan untuk anak-anak dan orang tuanya. Uniknya, mobil ini bisa dirakit dan dikustomisasi sendiri tampilan luarnya. Camatte57s  mempunyai tiga kursi dan sangat mudah dikemudikan bahkan oleh anak-anak.

 Camatte57s Mobil Toyota yang Dirancang untuk Anak anak
 Camatte57s Mobil Toyota yang Dirancang untuk Anak anak
 Camatte57s Mobil Toyota yang Dirancang untuk Anak anak
 Camatte57s Mobil Toyota yang Dirancang untuk Anak anak
Pedal gas, rem dan kursi bisa diesuaikan agar mudah dikemudikan anak-anak, sementara itu, orang tua bisa mendampingi si kecil mengemudi dari samping.
 Camatte57s Mobil Toyota yang Dirancang untuk Anak anak
 Camatte57s Mobil Toyota yang Dirancang untuk Anak anak
Belum ada kepastian apakah toyota akan memproduksi mobil yang seperti mobil mainan ini. Rencananya mobil ini akan dipamerkan di International Tokyo Toy Show 2013.

Sumber : http://uniqpost.com/80558/camatte57s-mobil-toyota-yang-dirancang-untuk-anak-anak/
Ada cerita yang sangat menyedihkan dan memilukan hati ketika terjadi pendudukan Jepang di Indonesia, namun sayangnya cerita itu hanya dianggap bagian kecil tentang sejarah kemerdekaan Indonesia dan kurang mendapat perhatian, cerita itu adalah Jugun Ianfu.
Jugun Ianfu adalah perempuan penghibur bagi tentara Jepang. Stigma negatif dan pencemaran nama baik yang mereka terima dari masyarakat, serta perasaan bersalah telah membuat mereka berdiam diri tentang pengalaman buruk mereka alami.
Fotografer Jan Banning dan wartawan Hilde Jansen telah memberikan potret, gambar, dan lukisan  realitas yang menyedihkan dari Jugun Ianfu.
Cerita Sedih Jugun Ianfu 3 Cerita Sedih Jugun Ianfu
Cerita Sedih Jugun Ianfu. Foto via mannaismayaadventure.com
Jansen mengatakan pada upacara pembukaan pameran foto bertajuk “Jugun Ianfu” di Erasmus Huis Jakarta mengatakan:
“Pemerintah Indonesia hampir tidak pernah memperhatikan masalah ini. Selama pemerintahan Orde Baru, wanita-wanita ini telah diperingatkan untuk tidak bercerita tentang kisah mereka. Pada saat itu, pemerintah Indonesia yang khawatir kehilangan peluang perdagangan dan investasi dari Jepang.”
Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta akhirnya membantu Banning dan Jansen untuk mendapatkan data akurat tentang Jugun Ianfu. Mereka mendapati bahwa sebagian besar, Jugun Ianfu datang dari pulau Jawa, Sumatera, dan Kalimantan. Namun sekarang, banyak dari mereka telah meninggal dunia. Jika mereka masih hidup, sebagian besar Jugun Ianfu sudah berumur lebih dari 80 tahun sekarang.
Duo Hilde Jansen dan Jan Banning telah memulai proyek mereka untuk melacak Jugun Ianfu sejak tahun 2007 sampai 2009, dengan bantuan dari Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan). Mereka berhasil menemukan dan mengungkapkan cerita menyedihkan lebih dari 50 mantan Jugun Ianfu.
Jansen mengatakan:
“Adalah hal yang sulit untuk mewawancarai mereka. Bahkan, beberapa dari wanita-wanita itu tidak ingin memberitahu kami tentang pengalaman hidup pahit mereka.”

Jugun Ianfu

Cerita Sedih Jugun Ianfu 2 Cerita Sedih Jugun Ianfu
Cerita Sedih Jugun Ianfu. Foto via mannaismayaadventure.com
Jugun ianfu adalah istilah yang biasa digunakan untuk menyebut wanita penghibur. Wanita-wanita penghibur itu terlibat dalam perbudakan seks selama Jepang berperang pada Perang Dunia II dan kolonialisme Jepang.
Jugun ianfu seorang wanita yang dipaksa untuk menjadi wanita penghibur untuk memenuhi kebutuhan seksual tentara Jepang di Indonesia, dan juga di negara-negara kolonianisme Jepang lainnya pada periode 1942-1945.
Seorang profesor di Universitas Negeri Kanto, Dr. Hirofumi Hayashi telah melakukan penelitian tentang Jugun Ianfu, dan dia memperkirakan bahwa total jumlah Jugun Ianfu yang dimiliki Jepang pada saat perang berlangsung sekitar 20.000 sampai dengan 30.000.

Jugun Ianfu Di Indonesia

Cerita Sedih Jugun Ianfu 4 Cerita Sedih Jugun Ianfu
Cerita Sedih Jugun Ianfu. Foto via http://blog.goo.ne.jp
Jugun Ianfu di Indonesia adalah mayoritas perempuan Indonesia yang direkrut di bawah paksaan, misalnya mereka diambil begitu saja di jalan-jalan, atau bahkan diculik di rumah mereka, ada juga yang tertipu dengan iming-iming untuk sekolah di luar negeri, atau kisah melodramatis (seperti yang dialami perjuangan ikon Jugun Ianfu, Nyonya Mardiyem).
Sampai saat ini, mantan Jugun Ianfu masih merasakan trauma psikologis dan gangguan fungsi fisik yang disebabkan oleh pengalaman pahit yang pernah mereka alami. Belum lagi, ada sigma negatif yang melekat pada Jugun Ianfu di masyarakat pada umumnya yang hanya menganggap mereka menjadi wanita penghibur dengan sukarela.

Rumah Bordil Adalah Kebijakan Militer Jepang

Penelitian tentang sejarah pemerintah Jepang, telah memberikan beberapa faktor pendirian rumah bordil militer, yaitu :

Pertama, pemerintah Jepang berharap penyediaan akses seks yang gampang akan meningkatkan moral tentara jepang, dan militer Jepang lebih mudah mengatur tentaranya.

Kedua, dengan melakukan bordil dan menempatkan mereka di bawah pengawasan resmi, pemerintah berharap untuk mengatur penyebaran penyakit kelamin.
Menurut kesaksian wanita Jugun Ianfu yang masih hidup, dia menggambarkan rumah bordil Jepang adalah tempat yang sangat mengerikan. Wanita-wanita penghibur dibagi menjadi 3 atau 4 kategori, tergantung pada seberapa panjang layanan seks yang mereka jalani.

Wanita penghibur yang masih baru dengan resiko penyakit kelamin yang sedikit akan ditempatkan di kategori tertinggi. Namun, seiring waktu, wanita penghibur akan diturunkan kategorinya karena kemungkinan mengidap penyakit kelamin semakin tinggi.
Ketika wanita penghibur sudah dianggap mengalami penyakit kelamin terlalu mengerikan maka mereka diabaikan begitu saja. Banyak wanita penghibur melaporkan bahwa rahim mereka membusuk karena penyakit yang dialami oleh ribuan orang dalam beberapa tahun.
Ketika Jepang sudah kalah dalam perang dan pihak militer sudah mengevakuasi posisi mereka dari Asia Tenggara, banyak wanita penghibur non-Jepang ditinggalkan begitu saja. Banyak wanita penghibur yang mati kelaparan di pulau-pulau terpencil, dimana letak mereka ribuan mil jauh dari rumah mereka.

Sumber :  http://uniqpost.com/77979/cerita-sedih-jugun-ianfu/
 
Copyright (c) 2010 PIPIT's Blog. Design by Wordpress Themes.

Themes Lovers, Download Blogger Templates And Blogger Templates.